Dibalik Makna Lagu Sebujur Bangkai

Dibalik Makna Lagu Sebujur Bangkai

Detik Musik Musik Nasional

Detik musik – Rhoma Irama yang adalah seorang pencetus salah satu penyanyi legenda dangdut, sekaligus pencipta lagu Sebujur Bangkai. Namanya yang begitu sangat populer di tanah air Indonesia. Melalui hasil karya-karyanya yang sangat akrab sekali di telinga masyarakat.

Julukan yang sering diingat dalam benak masyarakat adalah Rhoma itu adalah “raja Dangdut”. Dengan lirik lagunya yang sarat serta mempunyai nilai dakwah dengan group soneta. Hal itu menjadi ciri khas untuk Rhoma yang menjalani di dunia musik.

Sudah lama dia berkarier dalam dunia musik. Bahkan hingga puluhan tahun dia sukses bergelut dalam bermusik. Dan ada sebuah satu lagu yang Rhoma tidak kuasa ketika menyanyikan lagu itu. Dalam setiap bernyanyi lagu tersebut, Rhoma menangis karena mengingat dengan kematian.

Makna Lagu Sebujur Bangkai

hal tersebut telah dijelaskan secara langsung dari seorang sahabat Rhoma, yaitu ustaz Hasan. Ketika tengah menyalurkan di video Youtubenya Hasan Bisri BFC. Dengan sebuah judul “kematian yang di inginkan Rhoma”.

Disana dia mengungkapkan bahwa dirinya tersebut pernah dimintai untuk bisa memberikan sebuah masukan. Ide tersebut harus terkait peluncuran album kompolkasi itu. Dia pun lalu memberikan sebuah teori atau konsep mengenai ajal yang kini semakin dekat.

Baca Juga : Alat Musik Tradisional Di Indonesia Yang Mendunia

Suatu hal yang ditanyak oleh Hasan adalah, “Ji, pada saat apa pak haji inginkan ketika ajal sudah menjemput atau dipanggil Allah”? kemudian Pak Haji menjawab, pada saat meninggal ketika di atas panggung dan sedang menyanyikan lagu Sebujur Bangkai.

Lalu kemudian semenjak itu sampai sekarang Pak Haji Rhoma, sangat tidak kuasa menyanyikan sebuah lagu Sebujur Bangkai. Karena dia setiap menyanyikan lagu tersebut, menangis dan membayangkan sesosok meninggal dalam kuburnya.

Terakhir Kali Rhoma Membawakan Lagu Sebujur Bangkai

Dengan pertanyaan Hasan. Rhoma yang menyanyikan ini terakhir kali mungkin sudah lebih dari 5 tahun. Namun Pak haji hanya menjawab, “sepertinya kamu penggemar sebujur bangkai. Ingat mati berarti”. Harus begitu pakhaji”, sahut Hasan.

“iya benar, orang yang tidak ingat pada kematian. Maka orang tersebut jalannya maksiat terus” tegas Rhoma.